Hadapi Karhutla di Kalbar, Menhut Tekankan Keselamatan Personel Manggala Agni

Latest

- Advertisement -spot_img

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan aspek keselamatan dan kesehatan personel Manggala Agni Kehutanan dalam menjalankan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi Manggala Agni Kehutanan Daerah Operasi (Daops) Kalimantan VIII/Pontianak sebelum personel diterjunkan ke sejumlah lokasi kebakaran, Jumat (4/9/2026).

Apel tersebut berlangsung sehari setelah Menhut meninjau secara langsung karhutla di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dalam kunjungan itu, pemerintah juga mengumumkan pencabutan izin usaha terhadap lima perusahaan yang konsesinya terdampak kebakaran.

Sebelum personel berangkat menuju lokasi operasi, Menhut mengajak seluruh peserta apel berdoa bersama. Ia meminta para petugas menjalankan tugas secara maksimal, namun tetap memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan selama menghadapi kebakaran di lapangan.

“Saya terus berharap, terus berdoa, terus memikirkan tentang kesejahteraan teman-teman semua,” ujar Raja Juli Antoni dalam arahannya.

Menurutnya, keberhasilan operasi pengendalian karhutla tidak hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari kemampuan seluruh personel menyelesaikan tugas dalam keadaan sehat. Karena itu, ia berharap Manggala Agni dapat melewati situasi tersebut dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan diri.

Menhut juga menyampaikan penghargaan kepada personel Manggala Agni yang selama ini berada di garis depan penanganan karhutla. Ia menilai dedikasi mereka telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen Kementerian Kehutanan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Selain aspek operasional, Raja Juli memberikan penguatan moral kepada para petugas. Ia mengingatkan bahwa pekerjaan yang dijalankan setiap orang merupakan bagian dari amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan sesuai kemampuan masing-masing.

“Setiap manusia diberikan pekerjaan, diberikan cobaan, diberikan amanah sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” katanya.

Ia meminta personel tetap mempertahankan dedikasi dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat dan negara. “Tunjukkan terus dedikasimu kepada masyarakat, pada nusa dan bangsa. InsyaAllah, ini bukan hanya kewajiban kita di dunia, tapi juga akan mendapat ganjaran di akhirat kelak,” ujar Raja Juli.

Setelah apel dan doa bersama selesai, personel Manggala Agni Kehutanan Daops Kalimantan VIII/Pontianak langsung bergerak menuju titik-titik operasi pemadaman di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Mobilisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengendalian karhutla di tengah kondisi kebakaran yang masih memerlukan penanganan di lapangan.

Kementerian Kehutanan juga kembali mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran. Pencegahan praktik tersebut dinilai penting untuk menekan risiko meluasnya karhutla dan menjaga keselamatan masyarakat maupun petugas yang berada di lokasi penanganan.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles