Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) menggelar kegiatan Gerakan Sadar Akan Konservasi (GERAK) di arena Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (3/8/2025).
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025 yang jatuh pada 10 Agustus mendatang.
Lebih dari 500 peserta dari berbagai komunitas, lembaga konservasi nasional dan internasional, hingga warga umum tumpah ruah di kawasan Patung Sudirman sejak pagi.
Mereka mengikuti berbagai aktivitas yang menggabungkan edukasi, hiburan, dan aksi nyata konservasi di ruang publik.
HKAN tahun ini mengusung tema “Membangun Sinergi antar Generasi untuk Masa Depan Konservasi” dengan tagline “Youth for Conservation, Beyond Expectations”.
Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi generasi senior dan anak muda untuk menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.
Direktur Konservasi Kawasan, Sapto Aji Prabowo, yang membacakan sambutan Direktur Jenderal KSDAE, menegaskan bahwa keberhasilan konservasi sangat bergantung pada kekuatan sinergi antar generasi.
“Kita butuh saling mendengarkan, saling mendukung, dan bekerja sebagai satu tim,” kata Sapto di hadapan peserta.
Kegiatan GERAK turut melibatkan berbagai mitra kerja seperti UNDP, WWF Indonesia, WCS, FFI, YEL, YABI, Yayasan SINTAS Indonesia, Arei Outdoor Gear, KIFCC, serta proyek kolaborasi internasional ASEAN ENMAPS, IN-FLORES, FORCLIME, dan CONSERVE.
Rangkaian acara berlangsung meriah dengan senam bersama, edukasi konservasi interaktif, fun games, kuis lingkungan, pembagian doorprize, hingga panggung hiburan.
Kehadiran ratusan warga di CFD membuktikan bahwa pesan konservasi bisa hadir secara dekat dan menyenangkan di tengah masyarakat urban.
Kementerian Kehutanan berharap momen ini menjadi langkah awal keterlibatan publik yang lebih luas menuju peringatan puncak HKAN 2025, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Kehutanan pada 10 Agustus. ***



