Senin, 17 Juni 2024

Pengusaha Hutan Indonesia Incar Pasar Timur Tengah Lewat Dubai

Latest

- Advertisement -spot_img

Pelaku usaha kehutanan Indonesia mengincar perluasan pasar di Timur Tengah dengan menjadikan Dubai, Uni Emirat Arab sebagai Hub.

“Karena Dubai adalah Hub untuk pasar Timur Tengah, bahkan untuk Pasar Global, maka peluang ekspor sangatlah besar,” kata Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo, dalam pernyataannya, Minggu, 16 Desember, 2023.

Indroyono didampingi pengurus FKMPI dan APHI sudah melakukan pertemuan dengan salah satu perusahaan terbesar di Dubai, Fakih Group of Companies, di sela Konferensi Perubahan Iklim COP28 UNFCCC yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu, 6 Desember, 2023.

_________

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Konjen RI untuk Dubai, Candra Negara dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai.

Saat ini, Fakih Group sedang membangun 50 hotel di Uni Arab Emirat dan 40 Hotel dan Apartemen di Jeddah, Arab Saudi, sehingga memerlukan banyak plywood, moulded woods dan furniture. 

“Mereka siap bekerjasama dengan kita dan akan ada follow up meeting, baik via zoom maupun kunjungan langsung ke Indonesia,” Indroyono.

Selain dengan Fakih Group, Indroyono juga melakukan pertemuan dengan Expert Global, Dubai

Pihak Expert Global siap bekerjasama untuk memasarkan produk pulp and paper utk pasar Sudan dan Pasar Negara Afrika lainnya dengan transaksi akan dilaksanakan dilaksanakan di Dubai.

Selain itu, Expert Global siap menjadi representative  APHI & FKMPI di Dubai utk menembus global market.

Indroyono berharap langkah-langkah yang dilakukan bisa terus memacu kinerja ekspor produk kayu Indonesia. 

Pada tahun 2022 lalu nilai ekspor produk kayu Indonesia mencapai 14,43 miliar dolar AS, tertinggi sepanjang sejarah.

Pada tahun 2023, hingga Oktober, nilai ekspor produk kayu tercatat sudah mencapai 11,12 miliar dolar AS. ***

More Articles