Jumat, 2 Januari 2026

Memperkenalkan Islam Indonesia di Hartford International University, AS

Latest

- Advertisement -spot_img

10 (sepuluh) mahasiswa Pasca Sarjana Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) –, peserta Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) di Jakarta Selatan, berkunjung ke KBRI Washington, D.C, dan diterima Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, Senin, 24 November 2025.

Mereka adalah para kader ulama yang dikirim oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Indonesia, sekaligus Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. untuk menjalani pendidikan singkat selama dua bulan di Hartford International University of Religion and Peace, di Connecticut, Amerika Serikat.

Audiensi kepada Duta Besar RI ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan mereka di wilayah New York dan Washington, D.C. pada 22 – 25 November 2025. Mahasiswa Pasca Sarjana yang tengah menjalani pendidikan al-quran dan ilmu tafsir ini, datang dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan keragaman latar belakang dan perspektif yang menjadi kekuatan pendidikan keulamaan di Tanah Air.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Indroyono berdiskusi dengan para mahasiswa Pasca Sarjana dari perguruan tinggi yang sekarang bernama Universitas PTIQ itu, mengenai pentingnya membangun pemahaman keagamaan yang seimbang, moderat, dan relevan dengan tantangan zaman.

Para peserta juga berbagi pengalaman mengenai proses pembelajaran mereka, serta bagaimana kunjungan ke Amerika Serikat membantu memperluas sudut pandang mengenai keberagaman masyarakat dan kehidupan publik, serta menampilkan Islam Indonesia yang moderat.

Para mahasiswa Pasca Sarjana PTIQ ini merupakan angkatan ke-4 dari program pendidikan singkat PKUMI ini. Sesuai Naskah kerjasama (MOU) antara Universitas PTIQ dan Hartford International University of Religion and Peace (HIU) pada September 2023 lalu, kerjasama mencakup bidang pendidikan, penelitian dan pertukaran akademisi.

Implementasi paling kongkret MOU ini adalah program PKUMI, yang langsung dibina oleh Rektor PTIQ, Prof. Nasaruddin Umar, penerima Doktor Kehormatan dari HIU (2025), dan didukung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Hartford International University di Connecticut ini dipilih sebagai mitra, mengingat Universitas yang berdiri tahun 1834 ini memiliki Duncan Black Macdonald Center for The Study of Islam & Chrisitan – Muslim Relations dengan program pasca sarjana unggulannya yaitu: Master of Arts In Interrelegious Studies dan Master of Arts In International Peacebuilding.

KBRI Washington, D.C. menyambut baik kunjungan ini dan berharap pengalaman internasional yang diperoleh para peserta dapat memperkaya perjalanan intelektual dan pengabdian mereka di masa depan.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kerjasama pendidikan dan pertukaran pemikiran yang lebih luas.

KBRI tetap berkomitmen mendukung program-program yang memberi ruang bagi generasi muda Indonesia untuk memperluas wawasan, bertukar gagasan, dan membangun pemahaman lintas agama dan lintas budaya secara positif.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles