Jumat, 2 Januari 2026

KBRI Washington D.C. Perkuat Jalinan dengan Diaspora: Layanan, Perlindungan, dan Aspirasi WNI Jadi Fokus Utama

Latest

- Advertisement -spot_img

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington, D.C. terus memperkuat peran diplomasi pelayanan publik bagi masyarakat Indonesia di luar negeri melalui kegiatan “Penguatan Pemberdayaan Diaspora dan Peningkatan Pelayanan bagi Masyarakat Indonesia di Luar Negeri” yang digelar pada Jumat (17/10/2025) di Ruang Presiden KBRI Washington, D.C.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 50 peserta yang terdiri atas mahasiswa, profesional, dan anggota komunitas diaspora dari wilayah District of Columbia, Maryland, dan Virginia (DMV).

Melalui forum ini, KBRI membuka ruang dialog terbuka guna menyerap aspirasi dan memberikan pemutakhiran informasi mengenai pelayanan keimigrasian, kebijakan kewarganegaraan, dan peran diaspora dalam pembangunan nasional.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, menegaskan dalam sambutannya:

“Kami senantiasa memastikan peran negara dalam pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri untuk hadir, terasa, dan terus meningkat. KBRI Washington, D.C. berkomitmen menjadi rumah bersama—tempat bersandar, berdialog, dan mencari solusi.”

Selain memperkuat tali silaturahmi, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan; Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum; Sekretariat Negara; serta Kementerian Luar Negeri RI sebagai narasumber yang memberikan paparan strategis.

Para narasumber menyoroti tiga aspek penting kebijakan pemerintah, yaitu:

1. Pelayanan keimigrasian dan dokumen WNI di luar negeri, termasuk paspor dan SPLP;

2. Perkembangan revisi Undang-Undang Kewarganegaraan yang tengah dibahas untuk memperkuat perlindungan hak diaspora;

3. Peningkatan kontribusi diaspora Indonesia dalam pembangunan nasional yang sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden RI.

Sesi diskusi berjalan dinamis dengan berbagai pertanyaan dari peserta seputar lapor diri WNI, KMILN (Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri), hingga rencana penyempurnaan regulasi diaspora. Antusiasme tinggi peserta mencerminkan kuatnya keterikatan masyarakat Indonesia terhadap tanah air meski tinggal di luar negeri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi outreach KBRI Washington, D.C. untuk memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan komunitas diaspora. Ke depan, program serupa akan terus ditingkatkan guna memastikan aspirasi WNI dan diaspora Indonesia dapat terwakili dalam penyusunan kebijakan strategis nasional.

Sebagai informasi, berdasarkan data Portal Peduli WNI, tercatat 2.334 orang WNI di yang menetap di wilayah DMV yang sebagian besar terdiri atas pelajar, kalangan profesional, pekerja dan diaspora Indonesia.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles