Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) kembali menggelar program Kenali Lingkungan Bareng Anak Muda (KELANA) sebagai upaya memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan. Memasuki edisi ketiga, program tersebut dikemas melalui ekspedisi Java Over Trip yang melibatkan 13 pelajar terpilih dari berbagai sekolah menengah atas di Indonesia untuk mempelajari persoalan lingkungan secara langsung di sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Program yang resmi dibuka di Jakarta pada Rabu (5/8/2026) itu akan membawa para peserta menempuh perjalanan lintas wilayah mulai dari Jakarta, Ciamis, Banyumas, hingga Yogyakarta. Selama ekspedisi, para pelajar akan mengamati berbagai praktik pengelolaan lingkungan sekaligus memahami tantangan dan solusi yang diterapkan di setiap daerah.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono, mengatakan kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan sebenarnya telah tumbuh. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah memberikan ruang bagi mereka untuk berkontribusi secara nyata dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.
“Anak muda sebenarnya sudah peduli terhadap lingkungan. Melalui KELANA, kami ingin menunjukkan apa masalahnya, mengapa itu terjadi, dan solusi apa yang bisa dilakukan,” ujar Diaz Hendropriyono.
Menurut Diaz, perlindungan lingkungan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan simbolis, tetapi harus dibarengi perubahan perilaku yang konsisten. Ia mencontohkan, upaya rehabilitasi ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove tidak akan memberikan hasil optimal apabila masyarakat masih membuang sampah plastik sembarangan.
“Menanam mangrove harus diikuti dengan perubahan perilaku. Percuma menanam mangrove jika sampah plastik masih terus dibuang sembarangan karena pada akhirnya akan merusak ekosistem mangrove itu sendiri,” tegasnya.
Selain memperoleh pengalaman lapangan, para peserta juga mendapat motivasi untuk memperkuat peran sebagai agen perubahan lingkungan. Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Kosasieputri, mengajak para pelajar untuk terus menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan sekaligus menggerakkan masyarakat di sekitarnya.
“Untuk generasi muda, tetap bersuara dan jangan putus asa. Langkah selanjutnya adalah apa yang kita lakukan dan bagaimana kita mengajak generasi yang lebih tua ikut menjaga lingkungan,” kata Victoria.
Melalui KELANA Episode 3: Java Over Trip, KLH/BPLH berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai tata kelola lingkungan dari berbagai daerah, tetapi juga mampu menerapkan pengalaman tersebut di lingkungan masing-masing. Program ini diharapkan melahirkan generasi muda yang mampu mengembangkan solusi, membangun kolaborasi, dan menjadi penggerak pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
***



