Jumat, 2 Januari 2026

Indonesia Tekankan Harmonisasi dan Penguatan Safeguards dalam Pertemuan PAS di COP30

Latest

- Advertisement -spot_img

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berpartisipasi dalam sesi tematik Plan to Accelerate Solutions (PAS) yang digelar UNEP/UN-REDD pada COP30 di Belém, Brasil.

Pertemuan tersebut mempertemukan delegasi dari Nepal, Uganda, Meksiko, Brasil, Indonesia, serta sejumlah lembaga internasional untuk memperkuat kolaborasi global dalam percepatan implementasi REDD+ dan upaya penurunan deforestasi.

Sesi ini bertujuan menyelaraskan kerja PAS yang terkait REDD+, mengidentifikasi sinergi dengan program UN-REDD dan JREDD Coalition, serta menyepakati langkah kolaboratif untuk mendukung percepatan solusi berbasis hutan.

Agenda PAS menjadi bagian dari inisiatif kolektif UN-REDD Programme untuk mendorong investasi, penguatan kapasitas, dan tata kelola REDD+ yang berintegritas tinggi.

Delegasi Indonesia diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati, dan Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan, Agus Budi Santoso. Dalam diskusi, Indonesia menekankan perlunya roadmap yang jelas untuk membantu negara berkembang memenuhi target PAS, termasuk penguatan kapasitas teknis, tata kelola, serta kesiapan implementasi jurisdictional REDD+.

Indonesia juga meminta perhatian lebih besar terhadap masyarakat adat dan lokal melalui mekanisme safeguards yang kuat, akses pendanaan berbasis kinerja, serta dukungan teknis berkelanjutan untuk sistem MRV.

Pembahasan forum mencakup isu-isu strategis, seperti harmonisasi pendekatan REDD+ global, integrasi agenda rantai nilai, transparansi pelaporan, dan isu lintas batas.

Pertemuan menghasilkan komitmen untuk meningkatkan koordinasi antarkelompok PAS, memperkuat keterkaitan dengan UN-REDD dan JREDD Coalition, serta menyusun milestone bersama yang akan difasilitasi oleh UNEP/UN-REDD.

Partisipasi Indonesia dalam pertemuan ini memperkuat komitmen untuk mendorong implementasi REDD+ sebagai bagian dari pencapaian target nasional FOLU Net Sink 2030 dan kontribusi terhadap tujuan iklim global.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles