Selasa, 10 Februari 2026

Restorasi Lanskap Berbasis Sains Diproyeksikan Jadi Solusi Iklim Berkelanjutan

Latest

- Advertisement -spot_img

Center for International Forestry Research and World Agroforestry (CIFOR-ICRAF) menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan restorasi lanskap TERRAGRN untuk memperluas penerapan model restorasi berbasis sains yang terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan iklim dan pemulihan bentang alam. Kemitraan ini ditujukan untuk mempercepat adopsi sistem penggunaan lahan regeneratif yang terintegrasi secara ekologis, sosial, dan ekonomi.

Pengumuman kerja sama tersebut disampaikan di Nairobi, London, dan Johannesburg pada 29 Januari 2026. Kolaborasi ini menggabungkan kepemimpinan ilmiah CIFOR-ICRAF dengan pendekatan komersial TERRAGRN untuk membangun model restorasi lanskap yang dapat direplikasi dan ditingkatkan skalanya di Afrika Selatan serta kawasan lain.

Kemitraan ini berangkat dari pengalaman implementasi program restorasi di Mpumalanga, Afrika Selatan, yang mengintegrasikan agroforestri cerdas iklim, sistem penggunaan lahan regeneratif, dan pengelolaan berbasis masyarakat. Program percontohan tersebut menunjukkan manfaat nyata bagi pemulihan fungsi ekosistem, peningkatan keanekaragaman hayati, serta penguatan mata pencaharian masyarakat lokal.

Direktur Jenderal CIFOR-ICRAF, Élisabeth Nicolson, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi jembatan antara kredibilitas ilmiah dan penerapan di lapangan.

“Melalui kemitraan dengan TERRAGRN, kami menggabungkan kekuatan sains dengan disiplin komersial untuk memastikan restorasi lanskap tidak hanya berhasil secara ekologis, tetapi juga berkelanjutan secara ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Model restorasi yang dikembangkan menekankan pengelolaan lanskap dalam skala besar, penerapan sistem pemantauan berbasis pengukuran, pelaporan, dan verifikasi, serta penggunaan data lapangan dan platform digital untuk memastikan akuntabilitas hasil. Pendekatan ini juga dirancang untuk membuka peluang ekonomi lokal melalui pengembangan rantai nilai berbasis alam.

Chief Executive Officer TERRAGRN, David Stone, menegaskan bahwa kerja sama ini memperkuat kemampuan perusahaan dalam memperluas dampak restorasi.

“Kami membangun kemitraan jangka panjang dengan CIFOR-ICRAF untuk memastikan model restorasi yang telah terbukti dapat ditingkatkan skalanya, menarik pembiayaan jangka panjang, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Kemitraan ini juga menargetkan mobilisasi pembiayaan campuran yang mengombinasikan hibah, pembiayaan konsesi, dan investasi berdampak. Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada pendanaan jangka pendek serta menciptakan mekanisme pendapatan yang stabil dari komoditas dan jasa berbasis alam.

Selain Afrika Selatan, CIFOR-ICRAF dan TERRAGRN berencana mereplikasi model ini di wilayah lain yang menghadapi degradasi lahan dan tekanan iklim. Pendekatan kolaboratif lintas sektor dinilai penting untuk menjawab tantangan restorasi lanskap secara sistemik dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini memperkuat peran restorasi lanskap sebagai solusi iklim berbasis alam yang mampu menjawab kebutuhan konservasi, pembangunan ekonomi, dan ketahanan sosial secara simultan, sekaligus mendukung pencapaian target iklim dan pembangunan berkelanjutan global.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles