Kamis, 25 April 2024

KLHK Raih Predikat Terbaik II Anugerah Layanan Investasi 2023, Bukti Dukungan Pembangunan Berkelanjutan

Latest

- Advertisement -spot_img

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil mendapat predikat Terbaik II Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2023 untuk Kategori Kementerian/Lembaga dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono yang mewakili Menteri Siti Nurbaya yang sedang melaksanakan tugas lapangan, Rabu, 8 November 2023.

“Terima kasih Ibu Menteri atas bimbingan dan arahan selama ini yang akhirnya perjuangan tim klhk berhasil mendapat anugerah ini,” tutur Bambang Hendroyono seusai menerima penghargaan.

ALI merupakan pemberian penghargaan kepada pemda dan kementerian/lembaga yang memperoleh hasil penilaian terbaik atas kinerja layanan investasi yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Penghargaan ini diberikan pada 12 instansi pemerintah kategori kementerian/lembaga, pemda, dan penghargaan khusus kawasan timur Indonesia.

Untuk tahun 2023, predikat Terbaik I diraih oleh Kementerian Perhubungan dan Terbaik III diraih oleh BPOM.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin pada Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2023 ini.

Wapres Ma’ruf Amin mengatakan peningkatan realisasi investasi sebagai salah satu tema utama Reformasi Birokrasi. Investasi vital untuk menopang pembangunan berkelanjutan.

Ma’ruf Amin meminta kementerian dan lembaga bersama pemerintah daerah untuk terus berkomitmen mengurai komplikasi atau kerumitan investasi di Indonesia, guna menciptakan rasa aman dan kepastian bagi calon investor dalam berinvestasi.

“Saya meminta komitmen seluruh kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah untuk mengurai komplikasi investasi di Indonesia. Terus lakukan reformasi birokrasi, transformasi tata kelola dan implementasi regulasi yang jelas tepat dan sederhana,” ujar Wapres.

Wapres juga mengingatkan dinamika global masih menghadirkan sejumlah tantangan bagi perekonomian Indonesia. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian antara lain tingkat inflasi masih tinggi, suku bunga, perang dan fragmentasi geo-ekonomi yang menuntut adanya strategi antisipatif ke depan.

_________

“Di tengah kondisi ini perekonomian Indonesia terjaga dan tetap bertumbuh, salah satunya didukung oleh investasi. Investasi vital bagi kita untuk menopang pembangunan berkelanjutan, memberikan nilai tambah pada sumber daya alam yang kita miliki, meningkatkan daya saing bangsa serta menciptakan keadilan ekonomi dan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya. ***

More Articles