Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo, bersama Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardhana, secara resmi membuka festival “World Angklung Day : 15 Years of UNESCO Inscription” yang diselenggarakan pada 15 November 2025 di Millbrae, California.
Perayaan tahun ini sekaligus memperingati 15 tahun pengakuan Angklung sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, sebuah tonggak penting yang terus memperkuat kehadiran budaya Indonesia di kancah global.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesia Lighthouse, yang dipimpin oleh Ibu Ari Sufiati, menampilkan berbagai komunitas Angklung dari California, termasuk Angklung Cenderawasih dan Angklung San Jose. Acara juga menghadirkan penampilan khusus dari Manshur Angklung, maestro musisi Angklung profesional dari Indonesia yang dikenal dengan gaya paduan musik Angklung tradisional dan sentuhan teknologi modern, menunjukkan dinamika dan kreativitas warisan budaya Indonesia yang terus berkembang.
Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Dalam Negeri RI, KBRI Washington, D.C., KJRI San Francisco, serta berbagai mitra Indonesia lainnya. Perayaan ini juga didukung secara luas oleh komunitas Angklung dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat—termasuk Los Angeles, San Francisco, Washington, D.C., Virginia, Maryland, Texas, Georgia, New York, Hawai‘i, Illinois, Colorado, Florida, dan negara-negara bagian lainnya.
Dalam sambutannya, Duta Besar Indroyono menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat komunitas Angklung di berbagai wilayah Amerika Serikat. Beliau menegaskan bahwa “Angklung mencerminkan nilai-nilai persatuan dan gotong royong yang telah lama menjadi jati diri Indonesia,” serta menambahkan bahwa “festival ini menunjukkan bagaimana instrumen bambu yang sederhana dapat menyatukan masyarakat, menjembatani perbedaan budaya, dan menginspirasi terciptanya saling pengertian dan harmoni di seluruh dunia.”
Acara yang berlangsung di Mills High School ini turut dihadiri oleh Wali Kota Millbrae, Anders Fung, yang secara resmi menetapkan 15 November sebagai Hari Angklung Dunia di Kota Millbrae. Wali Kota Fung menyampaikan bahwa Angklung memiliki akar sejarah hingga abad ke-12 dan melambangkan kebersamaan, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang dapat bersatu untuk menciptakan harmoni melalui musik.
Program festival menampilkan beragam lagu Indonesia dan lagu Barat dengan instrumen Angklung, termasuk medley lagu-lagu Nusantara dalam aransemen Angklung, serta pertunjukan yang mengiringi tarian dan gelar busana Nusantara.
Festival ini ditutup dengan apresiasi bersama atas peran Angklung dalam mempererat kebersamaan masyarakat, sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mendorong interaksi komunitas dan memperkuat hubungan antarmasyarakat di berbagai wilayah Amerika Serikat.
***



