Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Lubuk Tempurung, Kelurahan Kuranji, Kota Padang Sumatera Barat pada Selasa (30/12/2025), sebagai bagian dari Program Tanggap Bencana Sektor Kehutanan yang diinisiasi untuk merespons bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra.
Kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam penanganan bencana secara terkoordinasi. Sebelumnya FKMPI telah menyalurkan sejumlah paket bantuan di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI), forum kolaboratif yang beranggotakan APHI, APKI, APKINDO, ISWA, ASMINDO, ILWA, dan HIMKI. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Umum APHI Soewarso kepada Syafrizal M, SH, Lurah Kuranji, Kota Padang. Penyerahan bantuan program Tanggap Bencana ini didampingi Sekretaris FKMPI Tjipta Purwita, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto, Ketua Komite Humas dan Kerjasama APHI Sugijanto dan Sekretaris Komisariat Daerah (KOMDA) APHI Riau Suyatno beserta jajaran KOMDA Riau.
Program Tanggap Bencana ini bekerjasama dan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa kehutanan (Sylva Indonesia) Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) dan International Forestry Student Association (IFSA) Indonesia dari Universitas Gadjah Mada. Perwakilan mahasiswa dari kedua organisasi ini dilibatkan sebagai relawan lapangan untuk membantu distribusi bantuan kepada masyarakat serta mempercepat penyaluran di lokasi terdampak.
Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Lubuk Tempurung meliputi kasur Palembang, kompor beserta tabung gas, perlengkapan dan peralatan dapur, dan paket sembako. Seluruh bantuan disiapkan berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus daerah dan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat pascabanjir, khususnya bagi kelompok terdampak.
Ketua Umum APHI Soewarso menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sektor kehutanan. “Musibah banjir yang dialami masyarakat Padang adalah panggilan bagi kami untuk hadir dan membantu secara langsung. Bantuan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai dukungan logistik, tetapi juga sebagai bentuk empati dan solidaritas,” ujarnya.
Soewarso menambahkan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari pengelolaan hutan berkelanjutan. “Keberlanjutan tidak hanya diukur dari aspek lingkungan dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana sektor ini hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama saat menghadapi krisis,” katanya.
Sementara itu, Tjipta Purwita, Sekretaris FKMPI , menegaskan peran FKMPI dalam mengkonsolidasikan hulu hilir kehutanan untuk penanganan tanggap bencana.”Melalui FKMPI , program tanggap bencana dapat dilakukan dengan pelibatan hulu hilir kehutanan secara efektif dalam bersinergi dengan program pemerintah” kata Tjipta.
Lurah Kuranji, Syafrizal M, SH menyatakan ungkapan terima kasih atas bantuan dari FKMPI yang diberikan.
“Saya atas nama pemerintah Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuanji, Kota Padang berterima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan yang diberikan, semoga bermanfaat dan menjadi amal ibadah yang telah datang dan berkontribusi dari seluruh lini” ungkap dia.
Syafrizal mengharapkan kedepan bisa pulih kembali, dan dunia kehutanan dan perkayuan menjadi lebih baik lagi.
“Alhamdulillah di daerah kami kelurahan Kuranji, tidak ditemukan adanya satupun kasus illegal logging, sudah dikonfirmasi dari Bareskrim, semoga kedepan hutan kami tetap terjaga” ujanya.
Sementara itu, sekretaris KOMDA Riau Suyatno menyampaikan bahwa pengurus daerah mendukung langsung dan berperan aktif dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kami bekerjasama dengan FKMPI dan Dewan Pengurus Pusat APHI untuk mengawal proses penyaluran sejak awal agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan tetap menjaga ketertiban dan transparansi,” jelasnya.
Mewakili mahasiswa kehutanan, Randi Wansyah Putra dari Sylva Indonesia dan Muhammad Fawzaan dari IFSA, menyatakan dukungan mahasiswa kehutanan untuk aksi tanggap bencana yang diselenggarakan FKMPI. ” Program ini memupuk kebersamaan stakeholder kehutanan untuk peduli pada bencana banjir di Sumatera,” sebut Fawzaan. (*)
Media contact: Purwadi Soeprihanto Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Nomor Kontak : 08129995954



