Suasana meriah berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Washington, D.C. Warga Amerika Serikat (AS) dan diaspora asal Indonesia di Amerika Serikat unjuk kebolehan berbahasa Indonesia.
Hari itu, kursus bahasa Indonesia, secara online, semester musim gugur 2025, resmi berakhir. Program yang dilaksanakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Dikdasmen bersama KBRI Washington DC, didukung ITB-Bandung, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga – Yogyakarta.
Program ini diikuti 709 peserta di 28 kelas, dari kelas pemula, intermediate dan lanjut, serta kelas anak usia dini, kelas anak dan kelas remaja, diperkuat 18 guru bahasa Indonesia yang professional.
Masing masing kelas memiliki konsentrasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang berbeda beda, mulai dari pantun, cerita, lagu, hingga presentasi bertema Indonesia, serta pertunjukan Gamelan Bali sebagai bagian dari pengenalan seni dan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional.
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, menyampaikan bahwa bahasa dan budaya merupakan wahana penting dalam diplomasi Indonesia untuk membangun pemahaman antar bangsa.
Apalagi, pada tahun 2025 ini, UNESCO telah menetapkan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa resmi PBB. Sejalan dengan itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan peran strategis perwakilan RI di luar negeri dalam memperluas pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing.
Tidak ketinggalan, Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, Rektor UNESA, Prof.Nurhasan dan Rektor Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof.Noorhaini Hasan menyampaikan sambutannya dalam acara ini secara daring.
Suara Gamelan Bali dan tari Pendet dari kelompok gamelan KBRI Washington DC dibawah pimpinan Nyoman Suadin juga ikut memeriahkan kegiatan ini.
Untuk diketahui, sejak 15 Desember 2021, gamelan sudah masuk daftar Warisan Dunia UNESCO (UNESCO World Heritage). Gamelan Bali Raga Kusuma juga pernah unjuk kemampuan di sesi Millenium Stage, Kennedy Center for the Performing Arts, salah satu pusat budaya terkemuka Dunia, berlokasi di Wahington DC., mengiringi pertunjukan Wayang Bali “Sutasoma”.
Dalam acara penutupan Kursus Bahasa Indonesia ini, KBRI Washington, D.C. menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) atas capaian jumlah peserta terbanyak dalam pengelolaan program gratis Bahasa Indonesia daring oleh perwakilan RI di luar negeri.
Kegiatan ini menegaskan komitmen KBRI Washington, D.C. untuk terus memperkuat diplomasi pendidikan dan budaya Indonesia di tingkat global.
***



