Jumat, 2 Januari 2026

KLH/BPLH Percepat Dekontaminasi Cesium-137 di Cikande, Relokasi Warga Berjalan Aman

Latest

- Advertisement -spot_img

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mempercepat proses dekontaminasi radiasi Cesium-137 (Cs-137) di sekitar Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bahaya Radiasi Cs-137 telah dikerahkan untuk menangani pemulihan lingkungan di wilayah terdampak.

Sebanyak 27 keluarga dari zona paparan telah direlokasi secara aman ke dua lokasi di Desa Sukatani. Pemerintah Kabupaten Serang memastikan seluruh kebutuhan dasar seperti air bersih, logistik, dan layanan kesehatan tetap terpenuhi selama masa relokasi.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Satgas, menegaskan bahwa seluruh rumah warga akan diperiksa satu per satu untuk memastikan dekontaminasi selesai secara menyeluruh. Barang-barang pribadi yang masih layak diselamatkan akan diatur pengambilannya melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

Satgas bekerja secara terpadu di bawah koordinasi KLH/BPLH dengan dukungan dari BAPETEN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), KBRN Gegana Polri, Nubika TNI AD, serta Pemerintah Kabupaten Serang.

Tim gabungan ini bertugas menetapkan zona pengamanan, melakukan dekontaminasi teknis, mendukung relokasi warga, menyampaikan komunikasi risiko, dan memantau dosis radiasi setiap hari.

Dari 12 titik terpapar di luar kawasan industri, tujuh di antaranya kini dalam proses dekontaminasi. Lima titik lain akan ditutup secara teknis melalui pengecoran dan penyemenan sesuai rekomendasi BAPETEN karena masih terdapat sisa material meski dosis radiasinya sudah di bawah ambang batas 2,5 mikrosievert.

Untuk area dengan volume material sekitar 10 ribu meter kubik, Satgas telah memasang pagar seng sebagai pengaman sementara agar mobilitas warga tetap terkendali. “Untuk area yang tidak bisa diambil karena terlalu dalam, akan disementing sesuai rekomendasi BAPETEN,” jelas Menteri Hanif.

KLH/BPLH memastikan seluruh langkah pemulihan mengikuti standar keselamatan radiasi dan protokol lintas-instansi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berkoordinasi dengan petugas di posko apabila membutuhkan akses terhadap barang pribadi.

Menteri Hanif menyebut proses dekontaminasi dan pemulihan ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga minggu ke depan. “Insyaallah tahapan ini bisa tuntas sesuai jadwal. Kami minta masyarakat bersabar dan terus berkomunikasi dengan petugas lapangan,” ujarnya.

KLH/BPLH akan memberikan pembaruan berkala untuk memastikan publik mendapatkan informasi yang akurat mengenai progres dekontaminasi, penurunan dosis radiasi, serta langkah tindak lanjut setelah proses pemulihan rampung.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles