Jumat, 2 Januari 2026

Pemerintah Gelar Apel Siaga dan Jambore Karhutla di Kalimantan Timur

Latest

- Advertisement -spot_img

Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Apel Siaga dan Jambore Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran.

Kegiatan ini berlangsung pada 6–8 Agustus 2025 di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklathut Universitas Mulawarman, Samarinda.

Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar memimpin langsung pembukaan acara yang mengusung tema Bersatu untuk Kalimantan Timur Bebas Asap.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat dalam pengendalian karhutla. “Kunci keberhasilan terletak pada sinergitas multipihak. Pencegahan harus menjadi prioritas,” ujar Sulaiman.

Kegiatan ini digelar sebagai respons atas kondisi rawan kebakaran di Kalimantan Timur, yang sekaligus menjadi lokasi pembangunan strategis nasional Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berdasarkan data BMKG, musim kemarau tahun ini tergolong kemarau basah, tetapi tetap memicu 66 titik panas yang telah memaksa petugas melakukan 63 operasi pemadaman. Citra satelit menunjukkan 331,96 hektare lahan terdampak karhutla hingga Mei 2025.

Selama tiga hari, peserta mengikuti pelatihan, simulasi penanggulangan kebakaran, aksi penanaman pohon, dan deklarasi Relawan Muda Siaga Karhutla. Pemerintah juga memamerkan sarana pemadam modern, mulai dari citra satelit, drone patroli, hingga peralatan pemadaman portabel.

Wamen Sulaiman mendorong optimalisasi teknologi, penguatan kapasitas personel, dan pelibatan masyarakat adat maupun tokoh agama untuk mencegah kebakaran sejak dini.

Ia mengingatkan bahwa karhutla tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga mengancam kesehatan dan reputasi internasional Indonesia.

“Api bisa membakar hutan dalam sehari, tapi butuh puluhan tahun untuk menumbuhkannya kembali. Siapa pun yang mencegah api hari ini, dialah penyelamat generasi esok,” tutupnya. ***

- Advertisement -spot_img

More Articles