Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menggelar pertemuan silaturahmi dengan jajaran Komisariat Daerah (KOMDA) yang dibuka langsung oleh Ketua Umum APHI, Soewarso. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua 1 KOMDA Aceh dan Sumatera Utara Mawardi Nasution beserta jajaran pengurus dan anggotanya, sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan koordinasi program kerja.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal APHI Purwadi Soeprihanto dan Wakil Ketua Komite Humas dan Kerjasama APHI Trisia Megawati. Hadir pula Ketua KOMDA Riau Muller beserta jajaran pengurusnya.
Agenda utama pertemuan meliputi silaturahmi antara Dewan Pengurus Pusat APHI dan KOMDA Aceh dan Sumatera Utara, evaluasi capaian program tahun 2025, serta pembahasan rencana dan prioritas program kerja tahun 2026. Diskusi juga mengangkat berbagai tantangan dan hambatan industri kehutanan, baik pada sektor Hutan Tanaman Industri (HTI) maupun pengelolaan hutan alam.
Ketua Umum APHI Soewarso menegaskan pentingnya kebersamaan dan keselarasan langkah antara pengurus pusat APHI, KOMDA, dan anggota di daerah dalam menghadapi dinamika industri kehutanan.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian 2025, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis agar program 2026 dapat berjalan lebih maksimal dan adaptif terhadap tantangan yang ada,” ujar Soewarso.
Ia menambahkan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang 2025, baik dari sisi regulasi, operasional lapangan, maupun kondisi usaha, perlu direspons dengan solusi yang kolaboratif dan berorientasi ke depan. Soewarso menekankan bahwa APHI akan terus mendorong iklim usaha kehutanan yang kondusif, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari.
Sementara itu, Wakil Ketua I KOMDA Aceh dan Sumatera Utara Mawardi Nasution menyampaikan bahwa kehadiran anggota APHI dari kedua provinsi tersebut mencerminkan komitmen daerah untuk aktif berkontribusi dalam perumusan agenda organisasi, terutama membahas tantangan, hambatan, dan peluang.
“Forum ini memberi ruang bagi kami di daerah untuk menyampaikan kondisi lapangan secara langsung, sekaligus mencari solusi bersama agar tantangan 2025 dapat dijadikan pijakan perbaikan pada 2026,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, Dewan Pengurus Pusat APHI dan KOMDA Aceh dan Sumatera Utara sepakat memperkuat koordinasi pusat–daerah, merumuskan solusi atas berbagai hambatan industri kehutanan, serta memastikan program kerja 2026 disusun secara lebih terarah, realistis, dan berdampak bagi keberlanjutan sektor kehutanan nasional.
***



