Sabtu, 3 Januari 2026

Mahasiswa Indonesia Hadirkan Gagasan Teknologi, Ekonomi, dan Lingkungan di KPI 2025

Latest

- Advertisement -spot_img

Kongres Pelajar Indonesia 2025 (KPI 2025) berlangsung sepanjang September hingga Oktober 2025 di Belanda sebagai forum terbesar mahasiswa Indonesia untuk menghimpun inovasi, riset, dan kontribusi strategis menuju pencapaian SDGs 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini mengusung tema “Towards a Brighter Indonesia: Strategic Paths in Technology, Economy, and Environment” sebagai pijakan kolaborasi mahasiswa Indonesia di berbagai universitas Eropa.

KPI 2025 diselenggarakan oleh Organization of Indonesian Researchers in the Netherlands (ORIGIN), Perhimpunan Pelajar Indonesia di Belanda (PPI Belanda), dan PPI Delft, dengan dukungan penuh dari KBRI Den Haag serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Panitia KPI 2025 terdiri dari mahasiswa Indonesia di jenjang doktor, magister, dan sarjana yang sedang menempuh studi di berbagai universitas di Belanda, termasuk University of Groningen, Wageningen University and Research, University of Twente, Leiden University, dan TU Delft.

Rangkaian kegiatan KPI 2025 mencakup sesi diskusi tematik pada 6 dan 21 September 2025 yang melibatkan lebih dari 300 peserta dari Belanda, Eropa, dan Indonesia melalui format daring. Sesi ini menghadirkan pembahasan lintas bidang terkait teknologi, ekonomi, dan lingkungan yang berkembang dalam lanskap riset global.

KPI 2025 juga menyelenggarakan konferensi ilmiah pada 4 Oktober 2025 di Echo Building, TU Delft. Konferensi dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas, dan menghadirkan pembicara utama seperti Dr.-Ing. Ilham Akbar Habibie, Prof. Bayu Jayawardhana, dan Dr. Satya Widya Yudha.

Penyelenggara menerima 29 abstrak penelitian yang mencakup presentasi lisan, poster, dan video, serta menobatkan enam pemenang dan menerbitkan Book of Abstracts. Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta secara luring.

Pada 25 Oktober 2025, sesi Inspire & Connect dilaksanakan di Delft sebagai penutup rangkaian KPI 2025. Kegiatan dibuka oleh Pelaksana Tugas Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag, Puji Lestari, dan menghadirkan pembicara utama Anies Rasyid Baswedan serta Prof. Arif Satria yang baru dilantik sebagai Kepala BRIN.

Sesi ini menarik sekitar 150 peserta dan menjadi ruang interaksi antara akademisi, peneliti, dan mahasiswa Indonesia di Belanda.

Rangkaian KPI 2025 menjadi momentum konsolidasi ide dan kontribusi mahasiswa Indonesia di luar negeri untuk memperkuat pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi global.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles