Senin, 15 Juli 2024

Koneksi Hulu-Hilir Multi Usaha Kehutanan Dibangun, Pelaku Usaha Nyatakan Komitmen

Latest

- Advertisement -spot_img

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus membangun koneksi hulu-hilir untuk mendukung pengembangan multi usaha kehutanan melalui Regenerative Forest Business Sub Hub (Kadin-RFBSH).

Sejumlah pelaku usaha bahkan sudah melakukan penandatanganan dan deklarasi dukungan dan partisipasi bisnis untuk membangun sinergi bisnis dan masyarakat secara luas (inklusif), mendukung dan berpartisipasi dalam upaya pemerintah dalam mitigasi perubahan iklim

“Kami mempertemukan antara sektor hulu yang punya lahan dengan market, misal yang butuh kopi bagaimana cara kopi sama-sama,” ujar Waketum Kadin RFBSH Silverius Oscar Unggul dalam forum diskusi yang digelar di Jakarta, Selasa, 25 Oktober 2022.

Onte sapaan akrab Silverius Oscar menyampaikan kegiatan ini bertujuan memfasilitasi proses transformasi bisnis kehutanan dari yang sebelumnya berbasis kayu menjadi multi usaha dengan tetap memperhatikan faktor keberlanjutan.

Hal itu menyikapi Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 memberikan landasan hukum dan peluang bagi pelaku usaha kehutanan untuk meningkatkan pemanfaatan kawasan melalui Multi Usaha Kehutanan (MUK).

“Multiusaha ini kan hampir semua yang pegang izin HPH (hak penggunaan hutan), harusnya bisa di berikan multiusaha, ya tapi lagi-lagi karena baru, baru beberapa yang coba,” ujarnya.

Kegiatan forum diskusi yang dihadiri pengusaha hutan sebagai pelaku usaha sektor hulu dan pengusaha sektor hilir ini membahas sejumlah tren dan peluang bisnis untuk komoditas kopi, vanila, gula aren dan coklat.

Tak luput kegiatan ini juga diharapkan dapat mencetuskan inisiasi pelaksanaan bisnis yang berbasis MUK serta dapat terjadi transformasi dari bad condition menjadi better condition untuk pemanfaatan hutan melalui program tersebut. ***

More Articles