Menuju Los Angeles 2028, Pencak Silat Tampil di Jantung Amerika

Latest

- Advertisement -spot_img

Herndon, Virginia – AS, menjadi saksi semangat budaya Indonesia yang hidup pada 26 September 2026, melalui penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Amerika Serikat Ke-III. Acara ini dihadiri Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, Presiden USA Pencak Silat Federation, Wona Sumantri, anggota Federasi, seperti Abdul Malik Ahmad dan Poppy Budhiastuti, Ketua Dojo Pencak Silat Williamsburg,Virginia, Chris Robinson, serta peraih medali emas US Open Pencak Silat Virginia 2019 dan Peraih Medali Perak Kejuaraan Pencak Silat Dunia di Singapura th.2018, Adam Pereira.  

Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah melalui penampilan Rampak Kendang oleh komunitas Nusantara Budaya. Dentuman kendang yang enerjik, bukan hanya menghidupkan suasana arena, tetapi juga mengingatkan hadirin bahwa pencak silat tumbuh dari perpaduan gerak, irama, tradisi, dan nilai-nilai luhur Nusantara.

Pencak silat merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang paling membanggakan. Pada tahun 2019, UNESCO menetapkan Traditions of Pencak Silat dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Pencak Silat telah menjadi UNESCO Warisan Dunia.  Pengakuan itu menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga atau bela diri, melainkan juga mencakup dimensi seni, pertahanan diri, pembentukan karakter, serta nilai mental dan spiritual.

Perkembangan pencak silat di Amerika Serikat berlangsung melalui kerja panjang diaspora Indonesia, guru-guru silat, dan komunitas pencinta bela diri. Salah satu tokoh pentingnya adalah Wona Sumantri, praktisi keturunan Sunda yang dibesarkan di Amerika Serikat. Ia telah mempelajari pencak silat selama lebih dari tiga dekade, mengajar di Maryland, serta turut memelopori pembentukan USA Pencak Silat Federation pada 2012.  Dari kelas-kelas kecil dan komunitas seni bela diri, pencak silat kini berkembang menjadi ruang perjumpaan lintas budaya bagi praktisi dari berbagai latar belakang.  Saat ini, pencak silat telah berkembang di 15 Negara Bagian AS, dan berhimpun dalam tiga organisasi, yaitu: United States Sport Silat Association (USSSA), USA Pencak Silat Federation (UPSF) dan Pentjak Silat USA.  Kegiatan seni bela diri pencak silat berlangsung di Negara Bagian: California, Colorado, Hawaii, Illinois, Maryland, Massachusetts, Missouri, New Hamsphire, New York, Texas, Utah, Vermont dan Virginia.  

Banyak atlet yang bertanding di Herdon Virginia ini baru kembali dari Indonesia, setelah mengikuti pelatihan selama dua hingga tiga minggu di sejumlah padepokan terkemuka, antara lain Padepokan Putra Betawi, Padepokan IPSI, Padepokan Pendekar Bapak Haji Jatnika, dan Padepokan Persaudaraan Pencak Silat Salamun Alaikum. Mereka memperoleh pengalaman berharga berlatih langsung di tanah kelahiran pencak silat bersama para guru besar, lalu membawa pulang semangat itu ke arena pertandingan di Virginia ini.

Cabang Sesi Seni Pencak Silat mengingatkan bahwa pencak silat bukan semata soal kekuatan dan kemenangan. Ia menghadirkan keanggunan, harmoni, ketepatan, dan keindahan—sebuah puisi dalam gerak. Sementara dalam Cabang Sesi Tanding, disiplin, keberanian, dan sportivitas menjadi nilai utama yang ditempa melalui latihan panjang.  Cabang Sesi Seni Pencak Silat Putra, pada Kejuaraan USA 2026 ini dimenangkan oleh Zacharia Mohamed, sedang juara Sesi Seni Puteri adalah Asiya Saleem.

Dalam kesempatan itu, Dubes RI Indroyono Soesilo menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan dukungan agar pencak silat kelak dapat dipertandingkan di Olimpiade. Dalam Munas XVI IPSI pada April 2026, Presiden RI itu menegaskan bahwa upaya menuju panggung Olimpiade memerlukan kesabaran dan ketekunan, sembari menjaga identitas budaya pencak silat tetap kuat.  Menjelang Olimpiade Los Angeles 2028, harapan agar pencak silat tampil sebagai cabang ekshibisi menjadi semakin bermakna.

Kejuaraan di Herndon menunjukkan bahwa pencak silat telah melintasi batas geografis, namun tetap berpijak kuat pada akar budaya Indonesia.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles