Jumat, 2 Januari 2026

Indonesia Perkuat Transisi Energi Hijau Melalui Peresmian Pilot Bioethanol Aren di Kamojang

Latest

- Advertisement -spot_img

Kementerian Kehutanan mempercepat pengembangan energi hijau nasional melalui peresmian Pilot Bioethanol Aren di kawasan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kamojang pada Rabu, (19/11/2025).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan fasilitas tersebut sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendorong transisi energi bersih berbasis komoditas hutan.

Dalam peresmian, Menteri Raja menyampaikan bahwa proyek percontohan ini menunjukkan kemampuan sektor kehutanan dalam menghasilkan energi terbarukan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Hari ini saya sangat gembira, karena apa yang kita bicarakan dan pikirkan bisa dilaksanakan. Terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah bekerjasama membantu. Langkah besar bahwa kekayaan hutan Indonesia dapat menghasilkan energi bersih yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa aren telah lama menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam kerangka ketahanan energi nasional.

“Pak Presiden cukup clear menyampaikan cita-cita beliau tentang pentingnya ketahanan energi. Geopolitik yang semakin tidak stabil pada ujungnya bila terjadi yang tidak diinginkan oleh kita bersama pada akhirnya masing-masing bangsa akan berpikir untuk dirinya sendiri. Oleh karena itu ketahanan energi menjadi program pasti yang harus dilaksanakan,” katanya.

Menurut Menteri Raja, seluruh alur produksi bioetanol aren mulai dari penyadapan nira hingga pemanfaatan bahan bakar telah siap diuji dan dioperasikan di lapangan.

Ia menegaskan bahwa aren merupakan komoditas unggulan karena mampu tumbuh pada kondisi lahan terjal dan bawah tegakan hutan, sehingga potensial mendukung kebutuhan bioenergi nasional.

“Dengan produktivitasnya yang tinggi dan ketersediaannya yang stabil, aren dapat menjadi salah satu pilar pemenuhan kebutuhan bioetanol nasional,” jelasnya.

Pilot Bioethanol Aren ini mengandalkan pasokan nira dari kelompok Perhutanan Sosial dan koperasi desa, yang membuat manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Dalam rangkaian acara, Menteri Kehutanan juga melakukan pengisian bahan bakar kendaraan menggunakan bioetanol aren dan secara langsung mengujinya di lokasi.

Ia menambahkan bahwa percepatan pengembangan aren perlu diikuti dengan penguatan kapasitas nasional melalui program pelatihan berskala luas. Pemerintah menyiapkan Training for the Trainers Program Percepatan Aren, bekerja sama dengan Pertamina, PNRE, PGE, BRIN, dan tim percepatan aren yang dipimpin Penasehat Utama Menhut Willie Smits.

Selain peresmian fasilitas energi hijau, kegiatan di Kamojang juga diisi dengan penanaman pohon bersama masyarakat serta penyerahan sekitar 26.000 bibit Multi Purpose Tree Species (MPTS) dan buah-buahan.

Program ini ditujukan menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS), meningkatkan tutupan hijau, dan memberikan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Agenda tersebut ditutup dengan pelepasliaran Elang Alap-alap Besra sebagai simbol komitmen konservasi keanekaragaman hayati di wilayah Kamojang.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles