Kamis, 12 Februari 2026

Wamenhut: Intelijen Kehutanan Garda Depan Penjaga Hutan Indonesia

Latest

- Advertisement -spot_img

Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar menegaskan pentingnya peran intelijen kehutanan dalam mencegah kejahatan terhadap hutan.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Intelijen Kehutanan yang diikuti 160 personel dari seluruh Indonesia di Bima, Selasa (22/7/2025).

Setelah sehari sebelumnya meninjau lokasi karhutla di Riau bersama Kepala BNPB, Wamenhut terbang ke Bima untuk menyampaikan langsung dukungan kepada jajaran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Polisi Kehutanan (Polhut). Ia menyebut kehadiran para intelijen kehutanan sangat krusial dalam sistem peradilan pidana di bidang kehutanan.

“Rekan-rekan adalah ujung tombak dalam langkah preemptif dan preventif terhadap kejahatan kehutanan. Peran Saudara sekalian tidak kalah penting dengan unsur lain dalam menjaga kelestarian hutan,” tegas Sulaiman di hadapan para peserta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi lingkup Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum) yang berlangsung pada 21–24 Juli 2025. Selain digelar secara tatap muka, bimtek juga diikuti daring oleh peserta dari berbagai wilayah.

Selain Wamenhut, acara turut dihadiri oleh Bupati Bima, Kapolres Bima, jajaran Ditjen Gakkum, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan lingkup NTB. Kehadiran mereka memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga hutan Indonesia.

Wamenhut juga menekankan bahwa profesionalitas dan integritas para aparat penegak hukum kehutanan harus terus diperkuat, seiring tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perambahan hingga kejahatan lingkungan terorganisir.

Sebagai penutup, malam keakraban peserta diisi dengan hiburan dari musisi Ady “Naff” yang membawakan lagu-lagu populer untuk menyemangati para peserta. Momen ini menjadi penguat semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam misi perlindungan hutan nasional. ***

- Advertisement -spot_img

More Articles