Kamis, 25 April 2024

Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, APP Sinar Mas Tambah Helikopter Water Bombing dan Lipat Gandakan Personel

Latest

- Advertisement -spot_img

APP Sinar Mas, bersama dengan mitra pemasoknya meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi bahaya kebakaran di tahun 2023.

Untuk mengantisipasi musim kemarau yang lebih ekstrim akibat pengaruh El Nino, APP Sinar Mas dan mitra pemasoknya telah menambah 3 helikopter water bombing menjadi lima helikopter menyesuaikan kebutuhan di wilayah yang terkena dampak.

Selain itu juga dilakukan penambahan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) sebanyak 100 persen.

Antisipasi ini sejalan dengan penetapan status keadaan siaga darurat bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui SK Gubernur Sumsel Nomor 269 tanggal 14 Maret 2023.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang memimpin Apel Siaga Karhutla, mengungkapkan bahwa tahun 2023 ini musim kemarau ekstrim atau cenderung El Nino sehingga akan lebih kering. “Tentu ini harus menjadi perhatian serius agar kabut asap akibat Karhutla tidak terjadi,” katanya, Rabu, 17 Mei 2023.

Deru menegaskan beberapa hal yang harus menjadi perhatian antara lain sinkronisasi satuan tugas Provinsi dengan Kabupaten, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani untuk membantu pemadaman kebakaran, memperkuat sarana dan prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun Hutan Tanaman Industri (HTI).

“Segera aktivasi posko-posko kebakaran yang ada di perusahan, masyarakat peduli api, kelompok tani peduli api atau lainnya, serta pemanfaatan dana desa untuk pegendalian Karhutla sesuai ketentuan yang ada,” tegas Herman Deru.

Oleh karena itu, upaya intensif dan kolaborasi antara berbagai pihak diperlukan untuk melakukan mitigasi bahaya kebakaran secara efektif, lanjutnya.

Dalam Apel Karhutla tersebut, mitra pemasok APP Sinar Mas di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin yaitu PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai (BAP), PT SBA Wood Industries, PT Rimba Hutani Mas, PT. Tripupa Jaya, PT Bumi Persada Permai dan PT Sumber Hijau Permai menegaskan kembali komitmen untuk menyediakan Personel Pemadam Kebakaran (RPK) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta sarana transportasi dan peralatan pengendalian Karhutla.

Panji Bintoro, Fire Operation Management Head PT BAP untuk Wilayah OKI, menjelaskan bahwa dalam Apel Karhutla tersebut, mitra pemasok APP Sinar Mas memaparkan mengenai fasilitas Situasi Ruang Kendali (Sitroom) yang digunakan untuk memantau data hotspot secara real-time selama 24 jam melalui satelit.

Sitroom pusat berada di fire base yang terhubung dengan sitroom setiap distrik. Selain itu, helikopter Bell 412 milik APP Sinar Mas juga melakukan manuver mengelilingi lokasi Apel Karhutla sebanyak 4 putaran.

Helikopter ini biasa digunakan oleh TRC yang sudah terlatih untuk melakukan patroli udara di lokasi yang sulit dijangkau, memadamkan api secara cepat, dan mencegah meluasnya kebakaran.

Helikopter water bombing

Panji menambahkan bahwa di wilayah konsesi Mitra Pemasok APP Sinar Mas OKI dan Muba, perusahaan juga menyediakan Helikopter Superpuma khusus untuk water bombing dengan kapasitas 4.000 liter.

Selain itu, perusahaan mitra pemasok juga dilengkapi dengan mesin pemadam yang berbagai ukuran dan Sambunesia Nozzle yang dapat digunakan untuk serangan langsung, memadamkan api dalam gambut, menahan api loncat, dan membersihkan area yang terbakar.

“Dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dan melalui kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, kami optimis bahwa kami dapat mengantisipasi terjadinya bencana Karhutla dengan efektif,” ujar Panji.

Panji juga menegaskan perlunya penguatan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pencegahan melalui Masyarakat Peduli Api (MPA), penyadartahuan dengan sosialisasi, pemasangam papan himbauan, pengadaan alat peraga pencegahan lainnya. Ada juga kolaborasi pencegahan melalui patroli gabungan, posko gabungan dan Satgas Teritorial. Juga kegiatan pengamanan dan penegakan hukum. ***

More Articles