Minggu, 16 Juni 2024

Luncurkan Aplikasi SIFORESTKA, Kalsel Buka Data Kehutanan, Promosikan HHBK

Latest

- Advertisement -spot_img

Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Hutan Kalsel (SIFORESTKA). Adanya SIFORESTKA diharapkan mendukung pengelolan hutan lestari yang transparan dan akuntabel.

SIFORESTKA juga diharapkan bisa menjadi platform e-commerce untuk mendukung promosi dan penjualan komoditas hasil hutan yang dihasilkan masyarakat Kalsel.

Untuk mendukung platform tersebut, Kalsel juga meresmikan Galery Market Hasil Hutan Bukan Kayu.

Peluncuran SIFORESTKA dilakukan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (tengah)di Banjarbaru, Jumat 21 Januari 2022.

Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan aplikasi e-Service Pengelolaan Sumber Daya Hutan Kalsel (SIFORETSKA), yang diresmikan secara langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, serta Plt Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra.

Sahbirin mengatakan, sistem informasi ini dapat menjadi keunggulan dalam menyampaikan informasi tentang kehutanan. Berbagai fitur dalam SIFORETSKA menyajikan satu kesatuan sistem yang membuka akses bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang kehutanan.

“Maka dari itu, sistem informasi kehutanan Kalsel agar bisa terkelola dengan baik. Jangan sampai kita punya sistem secara digital, tetapi tidak berfungsi dengan baik,” kata Sahbirin.

Sahbirin berharap, aplikasi SIFORETSKA dapat menyediakan informasi yang lengkap dan akurat, termasuk data-data tentang potensi sumber daya hutan, peluang bisnis, perizinan, dan informasi kehutanan lainnya yang bisa diakses dengan mudah.

Plt Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan aplikasi SIFORETSKA dibangun dalam rangka menyajikan data potensi sumber daya hutan berupa hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu, dan jasa lingkungan lengkap dengan pengelolaannya, serta perangkat pendukung dalam sebuah sistem informasi yang merupakan kombinasi antara WebGIS dan e-Commerce.

“Aplikasi SIFORETSKA akan terus dikembangkan dari waktu ke waktu sesuai dengan dinamika yang terjadi, seiring perkembangan teknologi informasi maupun perkembangan kebijakan di sektor kehutanan,” ucap Fathimatuzzahra.

Fathimatuzzahra meyakinkan, SIFORETSKA bisa menjadi referensi dam peluang kontribusi dalam pembangunan kehutanan di Kalsel.

“Sehingga, dapat meningkatkan kualitas layanan pemerintah pada sektor kehutanan kepada pihak terkait, dan memberikan peluang dari sumber pendapatan baru dari sektor kehutanan,” tukas Fathimatuzzahra.

Untuk mendukung SIFORESTKA, Dishut Kalsel juga membuka Gallery Market Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), di salah satu spot Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.

Gallery ini menyusul pusat pemasaran hasil hutan lainnya di Banjarmasin, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, dan outlet-outlet HHBK yang tersebar di seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Kalsel.

Gallery ini ditujukan untuk semakin mempromosikan komoditas HHBK unggulan Kalsel seperti rotan, madu, atau gaharu sekaligus memperluas lapangan kerja.

Fathimatuzzahra, menyatakan Gallery Market HHBK ini merupakan salah satu sarana pemasaran, penyebarluasan informasi, serta promosi HHBK dan potensi jasa lingkungan yang tersebar di seluruh KPH maupun di Tahura Sultan Adam.

“Jadi, masyarakat silahkan berkunjung dan membeli secara langsung berbagai macam produk HHBK di Gallery Market dan outlet HHBK yang sudah kami bangun,” kata Fathimatuzzahra. ***

More Articles