Jumat, 12 Juli 2024

Integra Group Konsisten Ekspor Furnitur, Mendag Lempar Pujian: Perusahaan Lain Harus Tiru

Latest

- Advertisement -spot_img

Perusahaan furnitur terintegrasi Integra Group konsisten mengeskpor produknya ke pasar global meski ekonomi dunia penuh tantangan.

Terbaru, Integra Group melepas ekspor sebanyak 11 kontainer senilai 440 ribu dolar AS atau setara Rp7,2 miliar ke Amerika Serikat (AS).

Pelepasan ekspor dilakukan di salah satu pabriknya PT. Integra Indocabinet Tbk di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan hadir pada kesempatan tersebut.

“Pelepasan ekspor di tengah restriksi hambatan perdagangan dunia ini merupakan berita gembira dan
dapat menjadi model bagi perusahaan-perusahaan lainnya. Oleh karena itu, kita berikan apresiasi dan
penghargaan yang tinggi atas apa yang sudah dicapai Integra Group. Mudah-mudahan dapat ditiru oleh
perusahaan-perusahaan lainnya,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli mengapresiasi Integra Group yang memiliki kantor perwakilan di Houston, Texas. “Perusahaan ini bahkan mencatat kenaikan omzet 10—20 persen, apalagi raw materialnya dari Tanah Air,” tambah Mendag.

Selain itu, Integra Group ini memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat karena merupakan perusahaan padat karya yang memiliki puluhan ribu karyawan. “Jadi, memberikan nilai tambah, memberikan lapangan kerja, dan menghasilkan devisa,” imbuh Zulkifli.

Integra Group merupakan perusahaan berorientasi ekspor yang sudah berdiri selama 35 tahun dan mengekspor ke berbagai negara di dunia.

Pada kesempatan itu, Zulkifli juga mengapresiasi peran Export Center Surabaya yang telah mendorong peningkatan ekspor, khususnya di Jawa Timur dan Bali. Export Center Surabaya merupakan lembaga di bawah Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan yang membantu para pelaku usaha untuk dapat memperluas pasar dan meningkatkan ekspor.

AS merupakan salah satu mitra dagang strategis untuk Indonesia. AS menempati posisi ke-1 sebagai negara tujuan ekspor furnitur Indonesia. Pada 2023, ekspor furnitur Indonesia ke AS tercatat sebesar 951,8 juta dolar AS dengan ekspor furnitur kayu tercatat sebesar 236,1 juta dolar AS.

Total perdagangan Indonesia-AS pada periode Januari—April 2024 tercatat sebesar 11,70 miliar dolar AS.

Sementara total perdagangan Indonesia-AS pada 2023 tercatat sebesar 34,53 miliar dolar AS, dengan nilai
ekspor Indonesia ke AS sebesar 23,25 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari AS sebesar 11,28 miliar dolar AS.

Dengan demikian, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan 11,97 miliar dolar AS terhadap AS.

Sementara itu, tren kinerja perdagangan Indonesia-AS pada periode lima tahun terakhir (2019—2023) tumbuh positif sebesar 9,03 persen. Pada periode yang sama, ekspor nonmigas Indonesia ke AS tumbuh positif sebesar 9,93 persen. ****

More Articles