ADPIKI Gandeng Enviro News Bangun Ekosistem Komunikasi Berbasis Riset dan Keberlanjutan

Latest

- Advertisement -spot_img

Asosiasi Dosen dan Peneliti Ilmu Komunikasi (ADPIKI) menjalin kerja sama strategis dengan Enviro News Asia untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri media dalam pengembangan komunikasi publik berbasis riset, khususnya pada isu lingkungan, keberlanjutan, perubahan iklim, dan transformasi digital. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Tridharma Perguruan Tinggi pada Kamis (7/5/2026).

Ketua Umum ADPIKI Heri Budianto menegaskan bahwa dunia akademik tidak lagi cukup hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga harus mampu memastikan hasil riset dapat diterjemahkan menjadi pengetahuan publik yang mudah dipahami dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Selama ini banyak hasil penelitian komunikasi yang berhenti di jurnal dan ruang seminar. Padahal tantangan bangsa hari ini membutuhkan kontribusi akademik yang lebih konkret melalui komunikasi publik yang kuat, kredibel, dan mampu membangun kesadaran masyarakat,” ujar Heri.

Menurut dia, transformasi media digital telah mengubah pola produksi dan distribusi informasi secara drastis. Semua orang kini dapat menjadi produsen informasi, sementara algoritma media sosial mendorong konten viral lebih cepat dibandingkan informasi berbasis verifikasi dan keilmuan. Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan tinggi dan industri media.

Ia mengatakan ADPIKI ingin mendorong reposisi dosen dan peneliti komunikasi bukan hanya sebagai pengajar dan penulis jurnal, tetapi sebagai aktor strategis yang mampu membangun literasi publik, mengembangkan komunikasi risiko, memperkuat trust masyarakat, hingga menghadirkan solusi komunikasi bagi isu-isu nasional seperti perubahan iklim, kebencanaan, lingkungan, dan transformasi digital.

“Kerja sama dengan Enviro News menjadi penting karena media memiliki kemampuan menjembatani hasil riset dengan kebutuhan publik. Ini bukan sekadar kerja sama seremonial, tetapi upaya membangun ekosistem kolaborasi antara akademisi dan media agar ilmu komunikasi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Enviro News Syaifura Apsara Herlambang mengatakan media saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus konten digital yang sering kali lebih menekankan sensasi dibandingkan substansi.

“Kami melihat kebutuhan besar terhadap jurnalisme dan komunikasi publik yang berbasis data, sains, dan hasil riset akademik. Karena itu, Enviro News ingin menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, peneliti, dan praktisi media untuk menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki kualitas dan dampak edukasi,” ujar Syaifura.

Ia menambahkan isu lingkungan, perubahan iklim, kehutanan, dan keberlanjutan membutuhkan pendekatan komunikasi yang lebih kuat karena tantangan yang dihadapi bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat dan pembangunan kesadaran kolektif.

“Komunikasi lingkungan tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional. Dibutuhkan narasi yang kuat, pendekatan digital yang adaptif, serta dukungan riset agar pesan yang disampaikan mampu membangun partisipasi publik dan mendorong perubahan sosial,” katanya.

Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat bekerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pengembangan program literasi media, publikasi ilmiah populer, riset kolaboratif, pelatihan komunikasi digital, hingga pengembangan kampanye publik terkait isu lingkungan dan keberlanjutan. Kerja sama itu berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Kolaborasi ADPIKI dan Enviro News diharapkan dapat memperkuat peran ilmu komunikasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, disrupsi informasi digital, dan kebutuhan penguatan literasi publik di Indonesia.
***

- Advertisement -spot_img

More Articles