Asosiasi Dosen dan Peneliti Ilmu Komunikasi Indonesia (ADPIKI) menjalin kerja sama dengan PT Global Communication Network Indonesia melalui platform Edu Asia dalam rangka memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan pada Kamis (7/5/2025) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri komunikasi di Indonesia.
Ketua Umum Heri Budianto mengatakan kolaborasi dengan Edu Asia menjadi langkah strategis untuk membuka ruang hilirisasi riset dan penguatan kompetensi dosen serta peneliti komunikasi di era transformasi digital. Menurut dia, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan ekosistem industri yang mampu menjembatani implementasi hasil riset dan inovasi komunikasi kepada masyarakat luas.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi ADPIKI untuk memperkuat peran dosen dan peneliti komunikasi agar tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” ujar Heri.
Ia menambahkan bahwa penguatan jejaring kelembagaan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan media, perkembangan teknologi digital, serta kebutuhan kompetensi komunikasi yang semakin kompleks. Heri menilai kolaborasi dengan Edu Asia dapat membuka peluang pengembangan program bersama, pelatihan, publikasi, hingga kegiatan riset kolaboratif lintas sektor.
Sementara itu, Direktur Utama Azizie Hanief Azhad mengatakan pihaknya melalui Edu Asia siap mendukung pengembangan kapasitas akademik dan profesionalisme insan komunikasi Indonesia melalui berbagai platform edukasi, media, dan pengembangan jejaring strategis.
“Sinergi antara dunia akademik dan industri menjadi kebutuhan penting saat ini. Edu Asia ingin menjadi jembatan yang mempertemukan gagasan akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan sehingga hasil riset dan pemikiran dosen dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai ruang lingkup, antara lain bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam nota kesepahaman disebutkan bahwa kedua pihak dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia di bidang komunikasi.
ADPIKI sendiri merupakan organisasi profesi yang mewadahi dosen dan peneliti ilmu komunikasi di Indonesia, sedangkan Edu Asia berada di bawah PT Global Communication Network Indonesia yang bergerak di bidang komunikasi, media, dan pengembangan jejaring edukasi. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berharap dapat memperkuat kontribusi akademisi komunikasi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis pengetahuan dan inovasi.
***



