Selasa, 31 Maret 2026

PECI, Bukti Nyata Komitmen Presiden Prabowo Lestarikan Gajah Sumatra

Latest

- Advertisement -spot_img

Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey melakukan kunjungan lapangan ke Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (18/6/2025), guna meninjau kemajuan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI), program konservasi kolaboratif yang dirancang untuk memastikan kelangsungan hidup gajah Sumatra.

PECI merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia, WWF-Indonesia, PT Tusam Hutani Lestari (THL), dan mitra internasional seperti pemerintah Inggris.

Program ini difokuskan pada perlindungan habitat satwa liar dan mitigasi konflik antara manusia dan gajah, melalui pembentukan koridor satwa dan mobilisasi pendanaan konservasi jangka panjang.

Kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah mengalokasikan lahan konsesi seluas 20.000 hektare milik PT Tusam Hutani Lestari untuk konservasi. Bahkan, sesuai pengakuan Menteri Raja Juli, Presiden Prabowo menyatakan kesediaan memperluasnya hingga 80.000 hektare jika diperlukan.

“Presiden kita sangat serius melindungi gajah Sumatra. Dari awal beliau sudah menolak alokasi kecil dan langsung menaikkannya menjadi 20.000 hektare.

Bahkan menyampaikan langsung kepada Dubes Inggris untuk menambahnya lebih besar,” ujar Menteri Raja Juli.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga mengunjungi pusat mitigasi konflik manusia-gajah di Desa Pantan Muslimin dan Karang Ampar.

Mereka menyaksikan langsung peran aktif masyarakat lokal dalam mendukung upaya konservasi melalui edukasi, patroli, dan pelaporan dini konflik satwa.

Dubes Inggris Dominic Jermey menyampaikan kekaguman atas komitmen Presiden Prabowo dan menyatakan dukungan Inggris terhadap pelestarian satwa ikonik Indonesia tersebut.

“Kami bangga bermitra dengan Indonesia. Upaya ini bukan hanya penting untuk keanekaragaman hayati, tapi juga bagi masa depan generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Inggris tengah berupaya memperpanjang nota kesepahaman (MoU) kerja sama kehutanan dan lingkungan hidup, termasuk mendukung penuh inisiatif konservasi seperti PECI.

Turut hadir dalam kunjungan ini antara lain Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Anggota DPR RI Komisi IV, CEO WWF-Indonesia Aditya Bayunanda, dan CEO PT Tusam Hutani Lestari Edhy Prabowo.

PECI diharapkan menjadi model konservasi kolaboratif yang tidak hanya melindungi spesies terancam punah, tetapi juga mengedepankan partisipasi masyarakat dan keberlanjutan ekosistem hutan di wilayah Aceh. ***

- Advertisement -spot_img

More Articles