Selasa, 6 Desember 2022

Indonesia-AS Saling Dukung untuk Penurunan Emisi Karbon Menuju FOLU Net Sink 2030

More articles

- Advertisement -spot_img

Indonesia dan Amerika Serikat menjalin kerja sama erat dalam penurunan emisi karbon untuk mencegah perubahan iklim.

Kerja sama yang terjalin diharapkan bisa mendukung agenda Indonesia FOLU Net Sink 2030.

Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Justianto mengatakan Indonesia-AS memiliki sejarah panjang kerja sama di bidang lingkungan hidup dan kehutanan (LHK).

Kerja sama terbaru ditandatangani pada Mei 2022 tentang dukungan FOLU Net Sink 2030.

“Kami berharap kerja sama yang terjalin bisa semakin kuat untuk mendukung agenda Indonesia FOLU Net Sink 2030,” kata Agus saat talkshow bersama Lead for Partnership and Initiatives, Departement Office of Global Change Amerika Serikat, Christine Dragisic di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim COP27 UNFCCC di Sharm El Sheikh, Mesir, Selasa 15 November 2022.

Melalui agenda FOLU Net Sink, Indonesia berkomitmen untuk mencapai tingkat penyerapan gas rumah kaca (GRK) yang lebih tinggi atau setidaknya seimbang dibandingkan emisinya pada sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya (Forestry and Other Land Use/FOLU) di tahun 2030.

Pada FOLU Net Sink, Indonesia menargetkan untuk mencapai tingkat emisi minus 140 juta ton setara karbondioksida (CO2e).

Agenda FOLU Net Sink akan menjadi penyokong pengurangan emisi gas rumah kaca Indonesia yang tertuang dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC). “Kami optimis target tersebut tercapai karena agenda FOLU Net Sink dirancang berdasarkan pengalaman selama 7 tahun terakhir,” kata Agus.

Agus menjelaskan, untuk mencapai FOLU Net Sink, KLHK telah menyiapkan sejumlah strategi yang terdiri atas pencegahan deforestasi, pengurangan degradasi hutan, perlindungan dan restorasi gambut, serta mengakselerasi penyerapan karbon dengan meningkatkan aforestasi dan reforestasi.

- Advertisement -spot_img

Latest