Minggu, 5 Februari 2023

Iptek dan Hilirisasi Industri Kehutanan

More articles

- Advertisement -spot_img

Indonesia perlu mengantisipasi kemajuan iptek industri kehutanan modern ini agar tetap bisa bersaing di pasar global, terutama untuk penyiapan sumberdaya manusianya. 

Investasi industri kehutanan diproyeksikan akan terus meningkat, antara lain untuk Pembangkit Listrik Energi Biomassa 7 MW keatas, juga rencana pembangunan ekosistem industri kehutanan modern di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Maloy, Kalimantan Timur, yang akan membenamkan investasi hingga USD 5 miliar untuk 10 tahun ke depan, guna memproduksi Oriented Strand Board (OSB) yang anti api, anti gempa dan anti air, Lumber Veneer Laminated (LVL), Cross Laminated Timber (CLT) untuk bangunan gedung bertingkat, Glulelam Lamianted Timber (GLT) untuk bangunan kayu dengan kekuatan setara beton, serta pengolahan minyak sawit untuk produk oleo-chemical, Polyurea dan Polyurethane untuk pembuatan lem dan cat produk kayu kehutanan.

Indonesia adalah salah satu pemilik hutan tropis terbesar di Dunia. Dengan sentuhan iptek modern maka potensi sumberdaya alam terbarukan ini akan mampu memberikan nilai tambah yang amat besar bagi Negara, sekaligus membuka lapangan kerja sebanyak banyaknya bagi rakyat Indonesia. ***

- Advertisement -spot_img

Latest