Minggu, 5 Februari 2023

Kinerja Ekspor Kayu Masih Bagus, Situasi Ekonomi China Mesti Diwaspadai

More articles

- Advertisement -spot_img

Kinerja yang dicapai tersebut tidak lepas dari pasar yang terus tumbuh di sejumlah negara tujuan utama. Ekspor produk kayu Indonesia ke Jepang tumbuh 25% menjadi 936,1 juta dolar AS pada semester 1 tahun ini.

Sementara ekspor ke Amerika Serikat sebesar 1,47 miliar dolar AS naik sebesar 19%; ekspor ke Uni Eropa+Inggris sebesar 768,5 juta dolar AS naik sebesar 20%; dan  ekspor ke Republik Korea sebesar 483,7 juta dolar AS naik 7,61%.

Kinerja ekspor Indonesia ke China tahun 2022

Namun demikian, ekspor untuk salah satu pasar terbesar yaitu China justru mengalami penurunan pada semester ini.

Ekspor produk kayu Indonesia ke negeri tirai bambu pada Januari-Juli 2022 tercatat sebesar 1,78 miliar dolar AS. Turun sebesar 18,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 yang sebesar 2,19 miliar dolar AS.

Ekonomi China

Penurunan ini sepertinya dampak dari melambatnya perekonomian di China.

Data Biro Statistik Nasional (NBS) China yang dirilis, Jumat 17 Juli 2022 menunjukkan pertumbuhan ekonomi China melambat pada kuartal II tahun 2022. Kenaikan produk domestik bruto (PDB) secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan kedua hanya sebesar 0,4%.

Pertumbuhan PDB tersebut jauh di bawah pertumbuhan pada kuartal I tahun 2022 yang mencapai 4,8%.  Angka itu juga menjadi yang terendah sejak kontraksi sebesar 6,8% pada kuartal I tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Melambatnya ekonomi China saat ini juga sebagai dampak dari kembali munculnya Covid-19. Kota-kota besar di China seperti Shanghai dan Beijing sempat ditutup dengan lockdown ketat yang membuat rantai pasokan terganggu yang memaksa pabrik untuk menghentikan operasi.

- Advertisement -spot_img

Latest